Jumat, 05 Februari 2010

Being 20


Tanggal 19 Januari 2010 kemarin, tepatnya jam 09.30, saya genap berusia 20 tahun. Beberapa orang mengatakan "it's hard for being 20", is n't it? Saya sendiri belum benar - benar merasakan menjadi seorang perempuan yang sudah berusia 20 tahun. Saya penasaran dengan apa yang dikatakn oleh orang - orang itu, benar terjadi pada saya atau mungkin tidak.

Saat dimana orang - orang tercinta mengingatkan akan bertambahnya usia saya dengan mengucapkan "selamat ulang tahun", "happy birthday", and whatever it is, terpikir oleh saya akan sebuah kalimat what next?!. Maksudnya, apa yang saya ingin dan harus lakukan selanjutnya?! Planning, planning, planning dan planning... semua hanya planning dan hanya beberapa yang dapat terealisasi. I have NO commitment to my self! itulah kenapa saya belum bisa mencapai semua apa yang saya inginkan. Tapi sangat sulit untuk merubah itu, belum terlintas cara yang efektif untuk itu.

Beberapa minggu setelah hari itu, beberapa orang terdekat menyemangati saya agar merealisasikan keinginan saya untuk mengerjakan sebuah project bersama sepupu - sepupu tercinta.
Ihiy...! Love u, sis..
Satu hal itu harus terlaksana tahun 2010 ini!

Sangat senang untuk merenung dan membebaskan pikiran saya untuk menggapai segala hal, sesaat saya tersadar hidup ga selamanya bahagia seperti cerita cinderella atau snow white dan hidup ga selamanya sedih seperti layaknya sinetron - sinetron Indonesia.
Hidup itu perjuangan! Bila kita ingin bahagia, ya berjuanglah untuk kebahagian itu. Saya sangat yakin Tuhan punya rencana tersembunyi untuk setiap umatnya, termasuk saya. Tidak sedikit, selama saya hidup, kebahagiaan yang saya dapat. Dan itu mengingatkan saya untuk selalu bersyukur atas apa yang terjadi dalam hidup saya. Sedih maupun senang.

Bapak, Ibu, Eyang Uti, Eyang Akung, Tante Listy (alm.), Tanlit, T. Nus (mami), T. Lies, Bude Susi, Pakde Wawang, Oom Edgar, Oom Ipong (Apa), Oom Rudy, si gendut Gia (my sis), Kacit, Tata, Ebe, Cissy, Tisya, Priska, Bajaj, Bledug, Oby, Dami, and all of my friend's, terima kasih banyak atas semua kenangan indah dan kebahagiaan dalam hidup saya.
I love u more than everything in this world..

So, menjadi tua itu pasti tapi menjadi dewasa itu pilihan. Bener ga?!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar